Sekretariat Mahasiswa di Makassar Diserang OTK, Satu Korban Alami Luka Bakar Parah

Makassar, DailyIndonesiaNews – Aksi penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) kembali mengguncang Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kali ini, sasaran serangan adalah sebuah sekretariat mahasiswa yang terletak di Kecamatan Rappocini, Senin (3/11/2025) dini hari.

Akibat insiden tersebut, seorang mahasiswa berinisial EH (19) mengalami luka bakar serius di bagian lengan kanan dan kiri, leher, dada, serta punggung. Korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS Faisal Makassar.

Kapolsek Rappocini Kompol Ismail membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi, pelaku diketahui melemparkan bom molotov ke arah sekretariat mahasiswa.“Itu mahasiswa lagi duduk, tiba-tiba ada OTK langsung melemparkan molotov itu,” ujar Ismail, Senin (3/11/2025).

Baja Juga :  Makassar Jadi Tuan Rumah Turnamen Domino Digital Pertama di Indonesia

Ia menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku.
“Masih dalam penyelidikan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kami ungkap,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu saksi mata bernama Asdar menceritakan detik-detik terjadinya pelemparan bom molotov tersebut. Menurutnya, kejadian berlangsung sangat cepat.“Kami sedang duduk di teras sekretariat, tiba-tiba dua orang datang naik motor Yamaha Nmax warna hitam. Tanpa diduga, mereka langsung melempar bom molotov yang mengenai teman saya. Api langsung menyambar dan membakar tubuhnya,” tutur Asdar.

Asdar menyebut, korban mengalami luka bakar sekitar 80 persen dan kini masih dirawat intensif.

“Setelah itu mereka langsung kabur. Saya sudah melapor ke polisi, semoga cepat ditangkap karena ini seperti serangan terencana. Kami di sini tidak pernah bermasalah dengan siapa pun,” ungkapnya.

Baja Juga :  dr Resti Resmi Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik Putri Dakka

Hingga kini, aparat kepolisian masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti dari lokasi kejadian. Polisi juga tengah menelusuri rekaman CCTV di sekitar area untuk mengidentifikasi pelaku penyerangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *